Chris Grey adalah seorang artis alt-R&B asal Toronto yang dikenal dengan tema romantis gelap dan produksi atmosferik. Lahir pada 2001, ia mulai memproduksi pada usia 11 dan merilis EP debut pada usia 17. Terobosan kariernya terjadi saat tampil dalam Grammy Press Play pada 2021. Single-nya pada 2024, “Let The World Burn”, menumpuk lebih dari 116 juta streaming Spotify dan mendorong perilisan album debut THE CASTLE NEVER FALLS.

Chris Grey adalah artis alt-R&B dari Toronto, lahir pada 12 September 2001. Dengan akar Jamaican-nya dan perkenalan awal dengan musik melalui ayahnya, DJ Ferno dari Soul Sensation, Grey sudah tenggelam dalam dunia musik sejak usia muda. Ia mulai bereksperimen dengan produksi pada usia 11 tahun, mengajari diri sendiri bermain gitar, bass, dan keyboard. Tahun-tahun pembentuk ini meletakkan dasar bagi suaranya yang khas, perpaduan melodi yang menyeramkan, tema romantis gelap, dan atmosfer muram.
Saat ia berusia 17 tahun, Grey telah mengumpulkan banyak kredit produksi untuk artis independen dan label besar, termasuk kontribusi pada album yang dinominasikan JUNO New Mania oleh 88GLAM. Grey siap untuk membagikan musiknya sendiri ke seluruh dunia. EP debutnya The Beginning, yang dirilis pada 2018, adalah proyek yang sepenuhnya buatan sendiri, direkam dan diproduksi di studio rumahnya. Lagu "Unusual," di EP itu, yang menampilkan Oscar Rangel di gitar, menonjolkan bakat Grey dalam menggabungkan lirik yang intim dengan produksi sinematik.
Pada 2020, Grey menindaklanjuti dengan EP keduanya Falling Apart, yang menggali lebih dalam ke palet emosional dan soniknya. Single utama "Reasons" terus membangun audiensnya, menyiapkan landasan bagi apa yang menjadi terobosan besar dalam kariernya: penampilan dalam Grammy Press Play milik Recording Academy pada 2021. Penampilan langsungnya dari "Seamless" dipuji karena menggabungkan unsur R&B, rock, dan klasik, menjadi ajang yang sempurna untuk menunjukkan rentang artistiknya. Ini adalah momen penting yang menempatkannya di sorotan dan memberi pengakuan besar.
Pada 2022, Grey telah merilis lagi satu EP lagi, Together, but Barely, yang menampilkan duet "Dancing On The Edge" bersama Allegra Jordyn, yang tidak hanya berkolaborasi di balik layar tetapi juga menjadi pasangan romantis. Kimia mereka, baik pribadi maupun profesional, terpancar dalam proyek ini, menjadi bab penting dalam evolusi kreatif Grey.
Oktober 2023 menandai bab baru dalam karier Grey saat ia menandatangani kontrak dengan Rebellion Records, label yang didirikan oleh penyanyi-penulis lagu dan produser musik elektronik PLVTINUM.
Pada Januari 2023, Grey merilis Shadows, sebuah proyek yang didukung oleh FACTOR dan Pemerintah Kanada. Rilis ini terdiri dari tiga bagian—Chapter I: Desire, Chapter II: Fallen, dan Chapter III: Always. Trilogi ini menelusuri ruang emosional yang lebih gelap, dengan lagu andalan seperti "Run" dan "Different," serta favorit penggemar "Make Up."
Meskipun Chris Grey sudah memiliki banyak penghargaan di industri, kolaborasinya dengan PLVTINUM dan Dutch Melrose dalam lagu "Jennifer's Body," bersama tur mereka setelahnya, yang mendorongnya ke audiens yang lebih luas.
Rilisnya Let The World Burn pada 8 Maret 2024 menjadi titik balik besar dalam karier Grey. Lagu tersebut mencatat lebih dari 33 juta penayangan di YouTube untuk video liriknya, dan video musik resmi yang menampilkan Nevada mendapatkan tambahan 11 juta penayangan. Di Spotify, 116 juta streaming memperkokoh posisinya sebagai hit besar.
Albumnya yang pertama, THE CASTLE NEVER FALLS, yang dirilis pada 18 Oktober 2024, menjadi puncak dari perjalanannya sejauh ini. Album ini menampilkan 14 lagu, termasuk favorit penggemar seperti "Make The Angels Cry," "Cold Blooded," dan "Always Been You." Lagu-lagu baru seperti "The Castle," "Gemini," dan "Guarded" menambah kedalaman emosi dan semakin mencerminkan gaya sinematik serta atmosferiknya.
Grey sering menyebut The Weeknd, Drake, dan Chase Atlantic sebagai pengaruh terbesarnya, mengagumi bagaimana mereka memadukan emosi mentah dengan produksi yang inovatif. Ia juga terinspirasi dari produser seperti Illangelo dan OZGO atas kemampuan mereka menciptakan musik yang digerakkan emosi, khususnya karya Illangelo pada House of Balloons.
Selain prestasi musikalnya, Grey juga menunjukkan kemampuan luar biasa dalam fotografi dan sinematografi, secara pribadi mengarahkan semua video musiknya. Visualnya melengkapi dengan sempurna nada yang muram dan atmosferik dari musiknya, menambah lapisan baru pada identitas kreatifnya.

Chris Grey membawa kami ke balik layar The Castle Never Falls, berbagi perjalanannya, suara yang diproduseri sendiri, dan inspirasi tak terduga yang mendorong kenaikannya di Dark R&B.

Chris Grey mengungkap proses kreatifnya, inspirasi sinematik di balik 'The Castle Never Falls', dan bagaimana pengalaman pribadi serta bunyi-bunyi yang unik membentuk album debutnya.

Pada tanggal 15 Desember, 'Jumat Musik Baru' menampilkan campuran musik yang eklektik dari berbagai jenis artis. Harinya ditandai oleh "Que Chimba De Vida" milik Karol G yang penuh semangat, "Crazy" milik Lil Baby yang introspektif, dan kolaborasi dinamis antara Reneé Rapp dan Megan Thee Stallion dalam "Not My Fault." EP "CHAPTER III: ALWAYS" milik Chris Grey yang emosional dan "Full Circle: Sonic Book Two" milik Omarion yang berjiwa soul