“Rise. Fall. Repeat.” — Sisyphean Dream Inoria Adalah Sebuah Odisea Metal Melalui Lembah Jiwa Manusia

Inoria, sisyphean dream, single cover art
19 Juni 2025 10:45 AM
 Waktu Pagi Timur
19 Juni 2025
/
MusicWire
/
 -

Sisyphean Dream Inoria tidak hanya terdengar berat, tetapi juga terasa seperti mengangkat batu besar ke atas bukit dengan tangan yang terluka, hanya untuk melihatnya jatuh lagi. Album metal ini tidak menarik tolak tolak, menghadirkan perjalanan tujuh trek yang setengahnya otak dan setengahnya menghancurkan.

Bagi penggemar aliran Tool yang filosofis dan Iron Maiden yang epik, Sisyphean Dream menawarkan meditasi visceral tentang kesulitan, kesadaran diri, dan pengorbanan. Liriknya puisi dan brutal, album ini menggali tema perang spiritual, penilaian diri, kelelahan eksistensial, dan kilauan kekuatan yang tidak pernah mati.

Dari jeritan despotis “Berikan aku makanan!” hingga pengakuan putus asa “Tidak ada yang mendengar doaku,” Inoria mengalirkan rasa sakit menjadi tujuan dengan skala riff yang luas, drum yang menggemparkan, dan vokal yang mengalirkan kesakitan dan keberanian. Ada kekerasan suci di setiap trek—perang bukan hanya melawan dunia, tetapi melawan diri sendiri.

Sisyphean Dream adalah pengingat bahwa bahkan dalam kekaburan yang tak berujung, ada makna yang dapat dicari dari batu.

Inoria: Franco Pariggi, Abhinav Sharma, Jascha Monzer, Ronald Meszaros
Inoria: Franco Pariggi, Abhinav Sharma, Jascha Monzer, Ronald Meszaros
Tentang

INORIA adalah sebuah band internasional beranggotakan empat orang yang menggabungkan keterampilan seni yang kompleks dari rock progresif dengan energi mentah dari alternatif dan getaran menarik dari rock modern. Mereka menggabungkan pengaruh budaya yang beragam dari latar belakang mereka menjadi suara yang kaya dan dinamis. Musik INORIA mencapai keseimbangan harmonis antara aransemen yang kompleks dan lapisan dengan hook yang menarik, menarik perhatian penggemar yang setia dan pendengar biasa. Lagu-lagu mereka dirancang dengan hati-hati untuk menyampaikan pesan kuat sambil membiarkan setiap instrumen bersinar, menciptakan pengalaman mendengarkan yang teksur dan imersif. Dari komposisi introspektif dan multi-dimensi hingga trek rock yang berani dan anjungan, suara INORIA menggetarkan dengan keaslian dan kedalaman emosional. Mereka mengajak pendengar untuk berjalan bersama mereka dalam perjalanan koneksi dan penemuan, di mana setiap trek meninggalkan kesan yang berlangsung pada hati dan jiwa.

INORIA adalah:

Franco Pariggi
Abhinav Sharma
Jascha Monzer
Ronald Meszaros

Media Sosial
Kontak
Logo Sodeh Records
Label Rekaman, Layanan Artis.

Label Rekaman, Layanan Artis dan Manajemen.

Sisyphean Dream Inoria, sampul album single
Ringkasan Rilis

Inoria kembali dengan Sisyphean Dream, sebuah epik metal tujuh trek yang mengalirkan mitos Sisifus ke dalam eksplorasi visceral tentang rasa sakit dan ketabahan. Dengan drum yang menggemparkan, riff yang terbang, dan lirik yang menghadapi kepercayaan, kekecewaan, dan biaya jiwa manusia, album ini menyampaikan kedalaman otak dan kekerasan yang tak terkalahkan—mengingatkan pendengar bahwa bahkan kesulitan yang tak berujung dapat menciptakan makna.

Media Sosial
Kontak

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur.

Block quote

Ordered list

  1. Item 1
  2. Item 2
  3. Item 3

Unordered list

  • Item A
  • Item B
  • Item C

Text link

Bold text

Emphasis

Superscript

Subscript

Image Caption