
Penulis lagu terkemuka & co-founder INXS kembali ke Opry malam ini untuk merayakan peluncuran koleksi 12 lagu yang mengeksplorasi pencarian makna sepanjang hidup.
Andrew Farriss, salah satu penulis lagu dan artis paling dihormati di Australia, merilis album barunya, The Prospector, hari ini melalui Rockingham Holdings Pty Ltd / AWAL (The Orchard). Dengarkan atau beli di sini.
Diproduksi sepenuhnya oleh Farriss dan di-master oleh Don Bartley, koleksi Country/Americana berisi 12 lagu ini merepresentasikan babak baru yang sangat pribadi bagi co-founder INXS dan penulis lagu kontributor. Dibentuk oleh pengalaman internasional bertahun-tahun, tradisi penceritaan musik country dan folk, serta ritme tenang kehidupan di peternakan New South Wales milik Farriss, The Prospector menyelidiki apa yang dikejar orang sepanjang hidup—dan apa yang mungkin mereka temukan di jalan.
"The Prospector bukan hanya tentang mencari emas atau perak; ini tentang memandang kehidupan, dan itulah sebabnya saya menamainya The Prospector," kata Farriss baru-baru ini kepada The Music.
Malam ini, Farriss akan merayakan kedatangan album dengan kembali ke Grand Ole Opry di Nashville. Penampilan itu mengikuti debut pertamanya di Opry pada Desember 2024, ketika Keith Urban menemani di panggung untuk penampilan spesial lagu klasik INXS "Never Tear Us Apart."
"I couldn’t believe it," kata Farriss baru-baru ini tentang diundang untuk tampil di Opry pada tanggal rilis albumnya. \"Ini di luar kenyataan. Saya orang yang sangat, sangat beruntung.\"
Bagi Farriss, The Prospector lebih dari sekadar judul album. Ini adalah pernyataan tujuan—sebuah eksplorasi atas hal-hal yang dicari orang dalam karier, hubungan, komunitas, iman, dan dunia di sekitar mereka. Di seluruh album, Farriss menarik paralel antara citra tradisional seorang penambang emas yang menggali tanah untuk sesuatu yang berharga dan pencarian emosional, spiritual, serta pribadi yang mendefinisikan pengalaman manusia. Lagu-lagu ini menelaah ambisi dan rasa memiliki, kesulitan dan harapan, kejujuran dan penipuan, nilai sebuah rumah, serta pentingnya tetap waspada di dunia yang berubah cepat.
"Yang penting adalah terus mencari cahaya, cinta, dan kebahagiaan daripada mencari sisi gelap kehidupan," kata Farriss.
Album ini dibuka dengan "Gold Rush To Ghost Town," sebuah meditasi atas siklus janji, kemakmuran, dan kepunahan yang dapat membentuk kota, hubungan, dan kehidupan individu. "Southern Cross Shines" mencerminkan keterhubungan Farriss dengan Australia, sementara "Rolling Home" mengeksplorasi tarikan emosional antara ambisi dan rasa memiliki—mimpi untuk pergi, perihnya jarak, dan penyadaran bahwa rumah mungkin memiliki makna lebih dari dunia di luarnya yang semula dijanjikan.

Lainnya, lagu-lagu seperti "Honesty," "Mending Fences," "Before You," "Something Stronger," "Truth or Consequences," "Someone For Everyone," "Looking Everywhere," "I’ve Got Eyes On It" dan "I’ll See You Again" bergeser antara refleksi intim, penceritaan berbasis karakter, dan pengamatan Farriss terhadap budaya modern.
Rekaman ini mencakup lagu-lagu yang ditulis oleh Farriss sendiri serta kolaborasi dengan Stephen Wilson Jr., Leigh Nash, Steve Bogard, Sam James, Jess Chalker, Ciaran Gribbin, Lawrie Minson, Ryan Necci, Jacob Reese Thornton, Buck Johnson, dan Wally Brandt. The Prospector hadir dengan komponen visual yang terus berkembang termasuk enam video musik resmi dan satu video lirik tambahan.
Album ini menandai album solo penuh kedua Farriss, menyusul debut swabentuknya pada 2021. Proyek itu menghadirkan single putaran tinggi termasuk "Come Midnight" dan "Good Momma Bad," sementara "You Are My Rock" meraih posisi di U.S. Billboard Indicator Top 100. Pada 2022, "With The Kelly Gang" memperoleh nominasi Golden Guitar untuk Lagu Warisan Tahun Ini.
"I’ve been songwriting since I was a teenager," kata Farriss. "Tantangannya selalu ada untuk membuatnya tepat."
The Prospector Daftar Lagu
Terhubung dengan Andrew Farriss:
Situs web | Facebook | Instagram | X | TikTok | YouTube | Spotify | Apple Music
