Dalam sebuah cerita Instagram baru-baru ini, Dua Lipa mengungkapkan duka untuk nyawa yang hilang dan keluarga yang terkena dampak dalam konflik Israel-Palestina, memanggil untuk gencatan senjata dan mengarahkan pengikutnya ke kampanye kemanusiaan, semuanya sambil menawarkan perspektif yang halus yang dibentuk oleh sejarahnya sendiri dan pekerjaan kemanusiaan yang sedang berlangsung.

Oleh
PopFiltr
17 Oktober 2023
Dua Lipa di Lebanon dengan anak-anak pengungsi bersama UNICEF

Kami dapat menerima sebagian dari penjualan jika Anda membeli produk melalui tautan di artikel ini.

Dalam sebuah cerita Instagram baru-baru ini, Dua Lipa mengungkapkan duka untuk nyawa yang hilang dan keluarga yang terkena dampak dalam konflik Israel-Palestina, memanggil untuk gencatan senjata dan mengarahkan pengikutnya ke kampanye kemanusiaan, semuanya sambil menawarkan perspektif yang halus yang dibentuk oleh sejarahnya sendiri dan pekerjaan kemanusiaan yang sedang berlangsung.

Oleh
PopFiltr
17 Oktober 2023
Dua Lipa di Lebanon dengan anak-anak pengungsi bersama UNICEF
Image source: @ig.com

Dua Lipa Berbicara tentang Konflik Palestina-Israel

Dalam sebuah cerita Instagram baru-baru ini, Dua Lipa mengungkapkan duka untuk nyawa yang hilang dan keluarga yang terkena dampak dalam konflik Israel-Palestina, memanggil untuk gencatan senjata dan mengarahkan pengikutnya ke kampanye kemanusiaan, semuanya sambil menawarkan perspektif yang halus yang dibentuk oleh sejarahnya sendiri dan pekerjaan kemanusiaan yang sedang berlangsung.

Oleh
PopFiltr
17 Oktober 2023
Dua Lipa di Lebanon dengan anak-anak pengungsi bersama UNICEF

Dua Lipa mengambil ke Instagram untuk mengatasi konflik Israel-Palestina yang sedang berlangsung. Dalam ceritanya, dia menyatakan:

“Dengan setiap hari yang berlalu, hati saya terluka untuk rakyat Israel dan Palestina. Duka untuk nyawa yang hilang dalam serangan yang mengerikan di Israel. Duka ketika saya menyaksikan penderitaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Gaza, di mana 2,2 juta jiwa, setengah dari mereka anak-anak, menanggung kesulitan yang tidak terbayangkan. Untuk sekarang, saya sangat berharap untuk gencatan senjata di Gaza dan mendesak pemerintah untuk menghentikan krisis yang terjadi. Harapan kita terletak pada menemukan empati untuk mengakui situasi kemanusiaan yang sangat genting ini. Mengirimkan cinta kepada komunitas Palestina dan Yahudi di seluruh dunia, yang menanggung beban ini lebih berat daripada kebanyakan ❤️”

Dua Lipa mengungkapkan duka untuk nyawa yang hilang dan keluarga yang terkena dampak di kedua sisi konflik. Dia memanggil untuk gencatan senjata di Gaza dan mendesak pemerintah untuk campur tangan. Dia menekankan krisis kemanusiaan dengan mencatat bahwa setengah dari populasi 2,2 juta Gaza adalah anak-anak. Selain itu, dia memperluas pesan empatinya kepada komunitas Palestina dan Yahudi di seluruh dunia.

Bersama dengan pesannya, Dua Lipa berbagi kampanye oleh Dana Bantuan Anak-Anak Palestina (PCRF). Kampanye, yang berjudul “Urgent Relief for Gaza’s Children,” bertujuan untuk mengumpulkan $5 juta dan telah mengumpulkan $3,5 juta hingga saat ini.

Orang tua Dua Lipa, Anesa dan Dukagjin Lipa, bermigrasi dari Kosovo ke London pada 1992 di tengah meningkatnya ketegangan yang kemudian memicu Perang Kosovo pada 1998-1999. Riwayat pribadi ini menambahkan lapisan lain pada advokasinya untuk keterlibatan internasional dalam resolusi konflik.

Dua Lipa juga telah bermitra dengan UNICEF di masa lalu, mengunjungi Lebanon pada 2019 untuk berinteraksi dengan anak-anak pengungsi dan membahas tantangan yang mereka hadapi.

Cerita Instagram ini mencerminkan kepedulian Dua Lipa terhadap konflik Israel-Palestina dan panggilannya untuk tindakan empatik, dengan harapan untuk resolusi.